Senin, 19 April 2010

SIA-SIA

Penghabisan kali itu kau datang
Membawa kembang berkarang
Mawar merah dan melati putih
Kau tebarkan depanku
Serta pandang yang memastikan : untukku

Lalu kita sama termangu
Saling bertanya : apakah ini?
Cinta? kita berdua tidak mengerti

Sehari kita bersama, tak hampir menghampiri

Ah! hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak sepi

Februari 1943

Tidak ada komentar: