Senin, 19 April 2010

PELARIAN

I
Tak tertahan lagi
Remang miang sengketa disini

Dalam lari
Dehempaskannya pintu tak berhingga

Hancur luluh sepi seketika
Dan paduan dua jiwa
II
Dari kelam kemalam
Tertawa meringis malam menerimanya
Ini batu baru tercampung dalam gelita
Mau apa ? Rayu dan pelupa
Aku ada ! pilih saja!
Bujuk dibeli ?
Atau sungai sunyi ?
Mari ! Mari !
Turut saja !

Tak kuasa - terengkam
Ia dicekam malam
Februari 1943

Tidak ada komentar: